Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cara Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Menulis Huruf Jepang

By On Rabu, Oktober 22, 2025

 

Kemampuan membaca dan menulis huruf Hiragana, Katakana dan Kanji sangat penting dalam persiapan menghadapi ujian bahasa Jepang JLPTdan JFT. Ada banyak metode yang bisa dilakukan agar cepat menghafal huruf huruf tersebut. Salah satunya, siswa kami dengan menggunakan flash card. Yaitu dengan dengan menyembunyikan bacaan roomajinya di bagian belakang kartu, dua orang atau lebih dengan Latihan menebak bacaan hurufnya.

Cara berikutnya yaitu dengan Latihan menulis beberapa kali di buku tulis dan ini dlakukan setiap hari. Sehari bisa melatih sekitar 10 hingga 20  huruf dan di ulang lagi menulis sehari setelahnya agar tidak lupa.

Dan cara  selanjutnya, bila punya teman sesama belajar Bahasa Jepang atau orang yang bisa menulis karakter Jepang bisa melakukan chatting melalui pesan WhatsApp menggunakan huruf huruf Hiragana, Katakana dan Kanji.  Cara ini efektif agar cepat hafal. Langkah berikutnya adalah sesering mungkin membaca text bahasa Jepang, dan ini banyak tersedia di buku-buku pealajaran bahasa Jepang atau dari media online.

Jika suatu saat merasa jenuh belajar di dalam ruangan, coba sesekali belajar dan latihan di luar ruangan, bisa di teras kelas, teras rumah, atau di taman seperti yang dilakukan siswa WTC di photo samping, menyenangkan bukan?

Praktek Kerja Lapangan Mahasiswa Sastra Jepang UNIPDU Jombang Tahun 2020 di WTC

By On Jumat, Februari 14, 2020

     Dua mahasiswi program diploma jurusan sastra Jepang UNIPDU Jombang melaksanakan Praktek Kerja lapangan di WTC dari tanggal 5 Januari hingga 5 Pebruari 2020. UNIPDU Jombang membuka jurusan sastra Jepang sejak beberapa tahun untuk membekali mahasiswa agar siap bekerja memenuhi kebutuhan akan penterjemah bahasa Jepang, pengajar bahasa Jepang, guide bahasa Jepang. Perguruan tinggi UNIPDU terletak di lingkungan pesanteren Peterongan Jombang. Program diploma ditempuh dalam 3 tahun.


     Sebelum masa kuliah berakhir, mahasiswa diberi kesempatan untuk melakukan praktek kerja lapangan (PKL) selama 1 bulan di lembaga pendidikan atau perusahaan yang dipercaya. Untuk tahun 2020 ini WTC dipercaya universitas UNIPDU sebagai tempat melaksanakan PKL di kampung Inggris Pare.

     Selama di WTC, 2 mahasiswi unversitas UNIPDU ini membantu siswa dan siswa WTC mempelajari bahasa Jepang dengan metode yang telah mereka pelajari selama kuliah dan melaksanakan tugas di ruang pendaftaran untuk menjelaskan kepada calon peserta kursus serta melakukan tugas-tugas lainnya.

     Dengan Praktek Kerja Lapangan ini mahasiswa diharapkan memiliki pengalaman baru di dunia kerja dan wawasan baru agar kelak bermanfaat.di kemudian hari.

Siswa WTC Sukses Berkarir di Dunia Penerbangan

By On Sabtu, November 30, 2019

Zee, pemuda dari Bogor ini belajar bahasa Korea di WTC Pare, selama kursus bahasa Korea, Zee juga belajar bahasa Inggris. Sebenarnya setelah kursus di WTC dia berencana kuliah di Korea tahun ini, Namun dia mencoba mengikuti recruitment di perusahaan penerbangan. Beruntung, dia berhasil menyisihkan ribuan peserta recruitment. Untuk sukses berkarir di dunia penerbangan diperlukan kemampuan bahasa asing, tidak hanya satu bahasa, namun diutamakan yang bisa berkomunikasi lebih dari satu bahasa asing, kemampuan berkomunikasi antar personal, sikap dan etika yang baik, ramah tamah, sehat dan ketrampilan atau kemampuan yang lainnya.

Pertukaran Informasi Siswa WTC dengan Mahasiswa Jepang 17 Agustus 2018

By On Minggu, September 23, 2018

Momentum hari kemerdekaan bulan yang lalu tepatnya tanggal 17 Agustus 2018 kami kedatangannya tamu dari Jepang, Yuna Kato, mahasiswi sastra bahasa Inggris dari Nagoya dan Nozomi, mahasiswa computer science universitas Hiroshima.

Sudah 3 kali ini WTC mengadakan “Information Exchange Program” (program pertukaran informasi) antara siswa WTC dan mahasiswa Jepang, yang digagas oleh Masayuki Hasegawa yang berasal dari kota Saitama Jepang. Dalam kesempatan tersebut, siswa WTC dan mahasiswa Jepang melakukan percakapan ringan tentantg budaya Jepang, pendidikan, pekerjaan dan makanan khas Jepang.
Kebetulan, Yuna Kato membawakan oleh-oleh Banana Pan, snack, permen dari Jepang.

Sambutan siswa WTC sangat hangat dan bersahabat karena kebanyakan dari siswa WTC, ini kesempatan pertama berbicara dengan orang Jepang dalam bahasa Jepang dan bahasa Inggris. Begitu juga dengan mahasiswa Jepang, mereka sangat bersemangat dan ramah hingga mereka menginginkan pertemuan kedua kalinya.

Tujuan kami, mengadakan kegiatan ini agar siswa memperoleh informasi tentang Jepang, karakter bangsa Jepang, mengetahui budaya Jepang dan tentunya melatih kemampuan berbicara bahasa Jepang. Kami juga ingin mengetahui dari mahasiswa Jepang mengenai fasilitas apa saja yang masih kurang di asrama Pare seperti toilet duduk, perlu ketersediaan mandi air hangat semacam “oyu” di Jepang dan lain lain-lain. Disamping itu, WTC juga ingin mempromosikan tenpat wisata di Kediri dan sekitarnya dan sekaligus ingin menunjukkan keramahtamahan bangsa Indonesia agar lebih banyak wisatawan Jepang yang datang ke Indonesia.

Bagi mahasiswa Jepang tentu bisa memperoleh banyak ilmu dan informasi selama berada di kampung Inggris Pare Kediri sehingga mereka lebih mengenal Indonesia.




Cara Belajar Bahasa Inggris Secara Efektif

By On Rabu, Desember 14, 2016

     Berikut ini 5 cara belajar bahasa Inggris secara efektif  meningkatkan kemampuan percakapan bahasa Inggris Anda.

1. Berbicara bahasa Inggris sedikit demi sedikit setiap hari

Cara terbaik untuk belajar bahasa Inggris adalah mengucapkannya. Tidak masalah jika Anda hanya tahu lima kata bahasa Inggris atau jika Anda sudah cukup fasih, maka berbahasa Inggris dengan orang lain adalah metode yang paling efektif dan tercepat.
Jangan menunggu sampai Anda "merasa lebih nyaman" berbicara dalam bahasa Inggris. Anda mungkin memerlukan waktu yang lama untuk menguasai bahasa Inggris level yang tinggi, maka dorong diri sendiri keluar dari zona kenyamanan Anda dan mulai berbicara dalam bahasa Inggris saat ini. Anda akan kagum akan kemampuan bahasa Anda meningkat dengan cepat.

     Cari pembicara asli bahasa Inggris yang bersedia untuk ngobrol bersama beberapa waktu berbicara bahasa Inggris dengan Anda. Anda bisa menawarkan mereka pertukaran bahasa, di mana mereka  berbicara 30 menit bahasa Inggris dengan Anda dan Anda berbicara 30 menit bahasa asli Anda dengan mereka.

     Jika Anda tinggal di negara berbahasa Inggris, Anda bisa berlatih dengan memulai percakapan sederhana dengan orang yang Anda temui, apakah itu mengatakan "halo" ke penjaga toko atau meminta orang asing untuk menunjukkan arah.

2. Memperhatikan pengucapan atau pelafalan Anda

     Walaupun Anda memiliki pemahaman yang diterima dalam bahasa Inggris, dengan tata bahasa yang baik dan kosa kata yang luas, penutur asli bahasa Inggris mungkin akan sangat sulit untuk memahami jika Anda tidak menggunakan pengucapan yang benar.

     Pengucapan yang jelas sangat penting jika Anda benar-benar ingin meningkatkan level  bahasa Inggris Anda. Dengarkan dengan baik bagaimana penutur asli bahasa Inggris mengucapkan kata-kata dan suara-suara tertentu dan tirulah ucapannya dengan benar.

     Perhatikan secara khusus pada setiap ucapan yang Anda tidak terbiasa atau yang tidak ada dalam bahasa ibu Anda. Misalnya beberapa orang mengalami kesulitan melafalkan suara "r" , karena tidak ada dalam bahasa asli mereka, sementara orang lain mengalami kesulitan dengan gugus konsonan tertentu, seperti suara"th".

     Perlu diketahui bahwa pengucapan kata-kata bahasa Inggris tertentu sangat bervariasi tergantung pada negara mana kata-kata itu diucapkan. Misalnya, bahasa Inggris Amerika sangat berbeda dari British English. Jika Anda berniat melakukan perjalanan atau tinggal di negara berbahasa Inggris, hal tersebut adalah sesuatu yang harus Anda pertimbangkan ketika belajar bagaimana mengucapkan kata-kata tertentu.

3. Perluas kosa kata Anda dan gunakan frase idiomatik

     Semakin luas kosa kata dan frase bahasa Inggris yang Anda pelajari, maka semakin mudah Anda berbicara bahasa Inggris.
Sekali lagi, menggunakan waktu dengan penutur asli bahasa Inggris akan membantu Anda untuk menangkap kosa kata umum dan frase dengan cara alami. Meskipun demikian, membaca, menonton TV berbahasa Inggris dan mendengarkan berita juga bermanfaat.

     Begitu Anda telah belajar kata baru atau frase, Anda harus  berusaha menggunakannya dalam kalimat. Ini adalah cara terbaik untuk melakukan itu ke dalam ingatan Anda.
Cara lain yang mudah untuk menghafalkan kata-kata baru ke dalam ingatan adalah membuat label untuk produk rumah tangga sehari-hari dan tempelkan label tersebut di sekitar rumah. Maka setiap kali Anda menggunakan ketel atau melihat di cermin, Anda akan melihat kembali dan teringat kembali kata-kata bahasa Inggris untuk istilah benda-benda tersebut.

 

Siswa WTC Belajar Bahasa Inggris
Siswa WTC Belajar Bahasa Inggris Bersama
 Anda juga harus mulai menulis ke dalam buku catatan frase idiomatik bahasa Inggris yang sering digunakan. Beberapa contoh termasuk "it's raining cats and dogs" (hujan deras), to be on "cloud nine" (sangat senang) atau saying something is a "piece of cake"  (ketika sesuatu sangat mudah). Menambahkan jenis-jenis frase semacam di atas ke dalam percakapan Anda akan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda beberapa level/tingkat.



4. Menghadiri kelas (kursus bahasa Inggris) atau kelompok diskusi bahasa Inggris

     Cara lain untuk mengikuti latihan percakapan bahasa Inggris dalam rutinitas mingguan Anda adalah dengan mendaftar kelas kelompok diskusi.
Menghadiri kelas kursus bahasa Inggris adalah cara yang bagus untuk fokus pada beberapa aspek yang lebih formal berbahasa Inggris. Sebuah kelas akan mengajarkan Anda tata bahasa yang benar dalam berbicara, yang meliputi struktur kalimat yang tepat dan konjugasi kata kerja dan umumnya akan memberikan pendekatan yang sangat terstruktur untuk belajar bahasa.
Menghadiri kelompok diskusi adalah cara yang lebih informal dan santai belajar bahasa Inggris, di mana penekanannya lebih pada komunikasi dan hubungan dari pada berbicara dengan "benar" bahasa Inggris. Berbahasa Inggris dengan pola diskusi ini dapat membantu Anda untuk menjadi lebih nyaman  berbicara di depan orang lain (tanpa rasa takut dikoreksi).

     Kedua pola pembelajaran bahasa ini (metode kelas kursus dan diskusi) memiliki pro dan kontra, jadi yang terbaik adalah menghadiri atau mengikuti keduanya jika Anda bisa!

5. Membawa kamus

     Membawa kamus bahasa Inggris setiap saat (entah itu dalam bentuk buku yang sebenarnya atau aplikasi ponsel) bisa sangat berguna.
Memiliki kamus berarti bahwa Anda tidak akan pernah terjebak untuk sebuah kata. Hal ini dapat menghindari banyak rasa “malu” jika Anda melakukan percakapan dengan pembicara bahasa Inggris-dan melupakan kata di tengah kalimat, yang harus Anda lakukan adalah membuka kamus untuk mencari artinya!
Selain untuk menghindari kecanggungan, mencari kata yang Anda butuhkan kemudian segera menggunakannya dalam sebuah kalimat benar-benar akan membantu Anda untuk menghafal atau menyimpan kosakata baru ke dalam memori Anda.
Hal ini juga cukup membantu  dengan membawa kamus untuk membaca dengan teliti sepanjang hari pada saat aktivitas pribadi Anda, seperti ketika Anda sedang duduk di kereta, menunggu untuk menyeberang jalan atau hanya menikmati secangkir kopi. Anda bisa belajar tambahan 20 sampai 30 kata-kata bahasa Inggris per hari menggunakan teknik ini!
Sebagai pemula, Anda harus mulai dengan kamus bahasa Inggris yang memberikan definisi yang mendalam dalam bahasa asli Anda. Namun, setelah kemampuan bahasa Anda meningkat, Anda harus beralih menggunakan kamus Inggris ke Inggris, yang menyediakan definisi bahasa Inggris untuk kata-kata bahasa Inggris.


Bahasa China Mandarin, Dialek dan Variannya

By On Senin, November 07, 2016

     Mungkin banyak yang bertanya apakah itu bahasa China Mandarin, sejarahnya dan digunakan di negara mana saja. Berikut ini artikel yang saya kutip dan saya coba terjemahkan ( yang masih jauh dari sempurna) dari situs Wikipedia mengenai bahasa China Mandarin.

     Artikel ini tentang kelompok dialek bahasa China. Bahasa China Sebagai bahasa administrasi selama dinasti Ming dan Qing.


     Bahasa Mandarin merupakan kelompok varian bahasa China yang saling berkaitan yang digunakan di sebagian China bagian utara dan selatan. Kelompok tersebut meliputi dialek Beijing, sebagai dasar bahasa China standar, Yang mana juga disebut sebagai bahasa Mandarin. Karena sebagian besar dialek bahasa Mandarin ditemukan di bagian utara, kelompok tersebut kadang-kadang disebut sebagai dialek bagian utara. Banyak jenis Mandarin lokal tidak saling dimengerti. Namun, bahasa Mandarin sering ditempatkan pertama kali pada setiap daftar bahasa dengan jumlah penutur asli hampir 1 milliar.

     Bahasa Mandarin hingga sekarang merupakan terbesar dari 7 atau 10 kelompok dialek bahasa China, dengan 70 persen dari pengguna bahasa China dan sejumlah wilayah yang luas membentang dari Yunnan di barat daya hingga Xinjiang di barat laut dan Heilongjiang di timur laut. Ini dihubungkan dengan perjalanan dan komunikasi yang semakin mudah di dataran China utara dibandingkan dengan wilayah selatan yang lebih bergunung-gunung, dikombinasikan dengan penyebaran bahasa Mandarin yang relatif baru ke daerah perbatasan.

     Sebagian besar varian bahasa Mandarin memiliki 4 nada. Perhentian akhir bahasa China bagian tengah telah hilang di sebagian besar jenis-jen ini, namun beberapa diantaranya telah bergabung sebagai sebuah akhir hamzah(sejenis konsonan). Banyak variasi bahasa Mandarin, termasuk dialek Beijing, yang mempertahankan konsonan awal retroflks, yang telah hilang dalam kelompok dialek selatan.

     Intinya telah berada dalam wilayah bahasa Mandarin selama seribu tahun yang lalu, membuat dialek ini sangat berpengaruh. Beberapa bentuk dari bahasa Mandarin telah dipakai sebagai bahasa pergaulan sejak abad ke 14. Di awal abad 20, bentuk standar yang berdasarkan dialek Beijing, dengan unsur-unsur dari dialek bahasa Mandarin lainnya. Telah diadopsi sebagai bahasa nasional. Bahasa China standar merupakan bahasa resmi dari republik rakyat China dan Taiwan dan merupakan salah satu dari 4 bahasa resmi Singapura. Ini juga merupakan salah satu dari variasi bahasa China yang paling sering digunakan diantara masyarakat diaspora Cina internasional.

     Kata bahasa Inggris “Mandarin” (dari bahasa Portugis Mandarim, dari Malaysia Menteri, dari Sansekerta Mantrin, yang berarti” menteri atau kanselir” ) aslinya berarti seorang pejabat kerajaan Ming dan Qing. Karena variasi aslinya sering saling dimengerti, pejabat-pejabat tersebut berkomunikasi menggunakan bahasa Koine yang berdasarkan pada variasi daerah utara yang beraneka ragam. Ketika para misionaris Jesuit mempelajari bahasa standar ini pada abad ke-16, mereka menyebutnya “Mandarin”, dari nama Chinanya Guānhuà (官话/官話), atau “bahasanya para pejabat”.


     Dalam bahasa Inggris sehari-hari, "Mandarin" mengacu pada Standar bahasa China, yang sering disebut hanya "Chinese". Standar bahasa China didasarkan pada dialek Mandarin tertentu yang diucapkan di Beijing dengan beberapa pengaruh leksikal dan sintaksis dari dialek lainnya Mandarin. Ini adalah bahasa lisan resmi dari Republik Rakyat China (RRC), bahasa resmi Republik China (ROC, Taiwan), dan salah satu dari empat bahasa resmi Republik Singapura. Hal ini juga berfungsi sebagai bahasa pengantar di Daratan China dan Taiwan. Ini adalah salah satu dari enam bahasa resmi PBB, dengan nama "Chinese (bahasa China)". Penutur bahasa Cina mengacu pada standar bahasa modern seperti Pǔtōnghuà (普通话 / 普通話, secara harfiah berarti "pidato umum") di daratan China, Guóyǔ (國語, secara harfiah berarti "bahasa nasional") di Taiwan, atau Huáyǔ (华语 / 華語, secara harfiah berarti "Hua bahasa") di Indonesia, Malaysia, Singapura dan Filipina,
tapi tidak sebagai Guanhua.


     Para ahli bahasa menggunakan istilah "Mandarin" mengacu pada berbagai kelompok dialek di utara dan barat daya China, yang mana para ahli bahasa China menyebutnya Guanhua. Istilah lainnya adalah Běifānghuà (北方 话 / 北方 話), atau "dialek Utara", yang digunakan semakin sedikit di kalangan ahli bahasa China. Dengan ekstensi, istilah " Mandarin lama" atau "Mandarin awal" yang digunakan oleh para ahli bahasa mengacu pada dialek Utara yang tercatat dari jaman dinasti Yuan.

     Penutur asli yang tidak ahli dalam bahasa akademik mungkin tidak mengenali bahwa varian mereka dalam berbicara diklasifikasikan dalam linguistik sebagai anggota "Mandarin" (atau disebut "dialek Utara") dalam arti luas. Dalam wacana sosial atau budaya China, umumnya tidak ada identitas "Mandarin" berdasarkan bahasa; sebaliknya, ada identitas regional yang kuat berpusat pada dialek individu karena distribusi geografis yang luas dan keragaman budaya dari para penutur mereka. Penutur bentuk bahasa Mandarin selain standar biasanya mengacu pada variasi yang mereka ucapkan dengan nama geografis-misalnya dialek Sichuan, dialek Hebei atau dialek bagian Timur laut, semua dianggap berbeda dengan bahasa standar.

     Ribuan varietas lokal modern China dikembangkan dari varian-varian regional Cina Lama dan China pertengahan. Secara tradisional, tujuh kelompok utama dari dialek telah diakui. Selain Mandarin, enam lainnya adalah Wu, Gan andXiang di China tengah, dan Min, Hakka dan Yue di pantai tenggara. Bahasa Atlas China (1987) membedakan tiga kelompok lanjut. Yaitu, Jin (pecahan dari Mandarin), Huizhou di wilayah Huizhou dari Anhui dan Zhejiang, dan Pinghua di Guangxi dan Yunnan.

   
Bahasa China Mandarin, Dialek dan Variannya
      Setelah jatuhnya Song Utara (959-1126) dan selama masa pemerintahan Jin (1115-1234) dan dinasti-dinasti Yuan (Mongol) di China utara, pidato umum dikembangkan berdasarkan dialek dari Dataran China Utara di sekitar ibukota , bahasa tersebut disebut sebagai bahasa Mandarin lama. Genre baru sastra bahasa daerah didasarkan pada bahasa ini, termasuk syair(sajak), drama dan berbagai macam-macam cerita, seperti Qu dan puisi Sanqu.


     Kaidah-kaidah bersajak dari syair baru disusun dalam kamus sajak yang disebut dengan Zhongyuan Yinyun (1324). Suatu permulaan yang radikal dari tradisi daftar sajak yang telah berevolusi selama berabad-abad sebelumnya, kamus ini berisi banyak informasi tentang fonologi dari bahasa Mandarin lama. Sumber-sumber berikutnya adalah aksara phagspa berdasarkan abjad Tibet, yang digunakan untuk menulis beberapa bahasa dari kerajaan Mongol, termasuk China, dan Menggu Ziyun, kamus sajak berdasarkan 'Phags-pa. Buku-buku sajak berbeda dalam beberapa rincian, tapi secara keseluruhan menunjukkan banyak karakteristik yang berbeda dari dialek bahasa Mandarin modern, seperti pengurangan dan hilangnya bunyi plosif akhir dan reorganisasi nada bahasa China tengah.

     Di Cina Tengah, perrhentian awal dan bunyi afrikatif menunjukkan kontras tiga arah antara tenuis, "voiceless aspirated" ( mengucapkan suara dengan pernafasan napas) dan menyuarakan konsonan. Ada empat nada, dengan keempat, atau "nada masuk", nada periksa terdiri suku kata yang berakhir di plosif (p, t atau -k). Suku kata dengan awal suara cenderung diucapkan dengan nada yang lebih rendah, dan oleh dinasti Tang, masing-masing nada telah dibagi menjadi dua tingkat nada yang dikondisikan oleh huruf awalnya. Ketika penyuaraan hilang dalam semua bahasa kecuali subfamili Wu, perbedaan ini menjadi fonemik dan sistem awal/inisial dan serta diatur ulang secara berbeda di masing-masing kelompok utama. 

     Zhongyuan Yinyun menunjukkan sistem empat-nada bahasa China Mandarin yang khas yang dihasilkan dari perpecahan dari nada "sama/tetap" dan hilangnya nada masuk, dengan suku kata yang didistribusikan di seluruh nada lain (meskipun asal mereka yang berbeda ditandai di dalam kamus). Demikian pula, menyuarakan plosif dan afrikat telah menjadi aspirasi bersuara dalam nada "sama/tetap" dan bersuara non-aspirasi pada orang lain, perkembangan bahasa Mandarin yang khas lainnya. Namun, bahasa tersebut masih mempertahankan akhiran -m, yang telah bergabung dengan dialek modern -nin, dan frikatif yang diucapkan awal. Hal ini juga mempertahankan perbedaan antara velar dan sibilants alveolar di lingkungan palatal, yang kemudian bergabung dalam kebanyakan dialek Mandarin untuk menghasilkan serangkaian palatal (diberikan J-, q- dan x- di pinyin).


     Sastra bahasa daerah yang berkembang pada suatu periode juga menunjukkan kosakata dan sintaksis(tata kalimat) bahasa China Mandarin yang khas(berbeda), meskipun beberapa, seperti kata ganti orang ketiga  tā (他), dapat ditelusuri kembali pada dinasti Tang.
 

Sumber: en.wikipedia.org


Oleh: Ardi Panondan






















Belajar Bahasa Inggris di Pare

By On Minggu, Oktober 30, 2016


      Belajar bahasa Inggris di Pare itu menyenangkan. Lingkungan sekitar yang mendukung karena banyak siswa dari berbagai daerah yang mengambil kursus dan belajar bahasa Inggris di Pare. Dorongan motivasi dari teman itulah yang membuat siswa semangat untuk belajar. Walaupun tetap ada saja sebagian siswa yang malas belajar, entah apa alasannya. Di masa lalu, suasana kampung Inggris Pare lebih menyenangkan karena hubungan antara siswa dengan pemilik kost terjalin lebih akrab didukung masih banyak pepohonan. Seiring dengan perkembangan jaman, sekarang ini hubungan antara siswa dan pemilik kost kurang akrab. Hal ini terbukti setiap tahun di masa lalu banyak alumni datang ke Pare di bulan Syawal untuk mengadakan reuni dan mereka menginap di rumah bekas kost mereka, bisa jadi gratis. Pada pagi hari tanggal 5 Syawal biasanya banyak alumni berdatangan ke Pare untuk mengadakan reuni di malam harinya. Namun sekarang acara tersebut kurang meriah dibanding beberapa tahun yang lalu. Bisa jadi disebabkan karena kemacetan jalan, media sosial facebook, dll. sehingga alumni sudah bisa berkomunikasi walau secara online.

     Perlu persiapan tertentu sebelum belajar bahasa Inggris di Pare, namun yang paling penting adalah niat Anda untuk sungguh-sungguh belajar di Pare. Mengenai biaya kursus ada yang murah dan ada yang mahal. Perlu diketahui, biaya mahal tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat keberhasilan siswa dalam belajar bahasa Inggris di Pare. Hal ini terbukti ada keluhan dari siswa dan orang tua siswa. Biasanya lembaga yang memungut biaya lebih mahal belajar beberapa kali dalam sehari, 3 sampai 6 x sehari,mungkin ada yang lebih. Walaupun punya semangat yang tinggi, siswa seharusnya tetap mempertimbangkan faktor keterbatasan fisik, yaitu tetap perlu waktu untuk istirahat agar otak bisa segar kembali dan badan tidak sakit. Kurang istirahat dan kurang tidur bisa mempengaruhi kemampuan otak dalam merekam pelajaran. Jadi, menurut hemat saya, belajar bahasa Inggris tetap membutuhkan waktu, tidak harus dipaksakan seharian belajar sehingga kurang istirahat. Apalagi sampai terlambat makan bisa menyebabkan berbagai penyakit. Yang perlu diingat, jika sakit dan opname, menurut saya biaya rawat inap di Pare cukup mahal bila tidak mempunyai asuransi kesehatan. Jadi disamping punya niat dan semangat belajar, siswa tetap mempertimbangkan faktor-faktor fisik dan kesehatan. Sebagai informasi, di kampung Inggris pernah terjadi wabah penyakit, hingga puluhan siswa menjalani rawat inap di rumah sakit. Menurut saya ini hanya dikarenakan pola makan, pola belajar dan pola hidup yang tidak seimbang yang bisa terjadi di mana saja.

Belajar di Pare
Siswa WTC Pare

      Agar berhasil belajar bahasa Inggris di Pare, siswa seharusnya perlu berlatih setiap hari dan mengulang materi. Mungkin ada kebosanan karena suatu sebab. Ini yang harus segera diatasi dengan mengingat niat awal datang ke Pare. Entah bosan sama pelajaran, pengajar atau tempat belajar. Memang seringkali kita tidak mendapatkan  apa saja yang kita inginkan. Seringkali ada kelebihan dan kekurangan. kalau sudah bosan, coba hari Sabtu atau Minggu melakukan kegiatan fisik yang Anda sukai, bisa olahraga atau rekreasi di sekitar kota Pare. Ada banyak tempat di Pare Kediri untuk melakukan penyegaran dan penenangan diri, dan menurut saya saat yang paling menenangkan adalah sholat di masjid.

Diberdayakan oleh Blogger.